Belajar SEO WordPress (Tutorial Tekniks Cara SEO WordPress Terbaru 2018)

SEO WordPress sudah di akui oleh seluruh SEO master di seluruh dunia bahkan menurut Matt Cuts selaku pimpinan di Google pernah menyebutkan bahwa SEO WordPress yang terbaik dibandingkan dengan SEO CMS lainnya. Saya sangat merekomendasikan WordPress sebagai CMS untuk website anda karena alasan bukan hanya SEO saja tapi juga secara tekniks penggunaan WordPress yang sangat mudah, banyak tersedia plugin-plugin gratis dan berbayar yang bisa anda pakai, ringan dalam perawatan serta selalu update mengikuti perkembangan teknologi.

Belajar SEO WordPress itu sangat mudah sekali tidak dibutuhkan tingkat keahlian tertentu karena semua struktur didalam Wordpress sudah mencukupi untuk tujuan optimisasi website kedalam Google. Belajar SEO apapun dimanapun pada intinya sama saja yaitu mengikuti tuntutan algorithm yang sedang berjalan serta mampu menggunakan CMS itu sendiri. Banyak sekali panduan-panduan teknik optimasi SEO CMS Wordpress didalam blog-blog SEO atau melihat melalui video-video tutorial SEO Wordpress di youtube.

Tapi saya ingin berkontribusi sedikit dengan cara membuatkan tutorial cara mengoptimasikan website/blog Wordpress hingga mampu mendapatkan ranking tertinggi. Panduan yang saya berikan disini konsepnya sama saja yaitu anda harus fokus pada on site/on page SEO dan juga fokus kepada off site/off page SEO. Pada panduan dan tutorial terdahulu sudah banyak saya bahas tentang kedua hal itu tapi dalam panduan ini saya akan fokus pada cara SEO Wordpress saja. Mari kita mulai proses belaja langkah-langkah cara SEO Wordpress ini (saya akan bahas mulai dari dasar-dasar SEO hingga pada tahap pendalaman):

1. Fokus Pada Keyword

Keyword memegang peranan yang sangat penting dalam industri promosi dan bisnis online. Sebelum anda memutuskan untuk membuat website atau blog menggunakan Wordpress maka anda harus tahu dengan detail terlebih dahulu apa target keyword yang ingin anda capai.

Keyword terbagi kedalam 4 tipe yaitu: exact match keyword, phrase keyword, board keyword dan negative keyword. Dalam pengaplikasiannya bisa anda lihat contoh dibawah ini:

  1. Exact Match Keyword: kata kunci yang langsung kepada obyek
  2. Phrase Match Keyword: kata kunci yang dengan penambahan kalimat di depan atau di belakan exact match keyword anda
  3. Board Match Keyword: kata kunci yang berisi related atau semantik dari exact match keyword anda
  4. Negative Match Keyword: kata kunci yang sama sekali tidak mengandung ketiga tipe keyword diatas tapi masih memiliki kesamaan dalam niche atau topik

Contoh Lihat Tabel:

Exact Match Keyword Phrase Match Keyword Board Match Keyword Negative Match Keyword
Belajar SEO WordPress Panduan Belajar SEO WordPress Themes WordPress Belajar SEO Joomla!
Jasa SEO Jasa SEO Murah Belajar SEO Jasa Pembuatan Website

Anda harus bisa membedakan mana keyword terms (akar keyword) anda dan mana yang variasinya. Agar lebih tepat dalam menentukan keyword sebaiknya anda menggunakan tools keyword seperti longtail keyword pro, Google keyword planner atau bisa juga dengan tools lainnya silahkan anda baca panduan-panduan saya tentang keyword disini.

Fungsi dari fokus pada keyword ini adalah untuk menentukan strategi bisnis online anda kedepannya seperti memilih domain, membuat page dan memposting artikel-artikel guna mensupport aktivitas pemasaran anda melalui artikel. Dan jika anda sudah mendapatkan keyword yang tepat kemudian sudah membuat rencana kedepan maka lanjutkan pada step kedua belajar SEO WordPress dibawah ini.

2. Memilih Domain Yang Powerful

Dalam memilih domain untuk situs WordPress anda agar SEO friendly alias powerful dalam SEO banyak pendapat mengatakan sebaiknya domain yang akan anda gunakan harus mengandung kata kunci didalamnya. Pendapat tersebut bila kita aplikasikan dalam kontek pembahasan ini misalnya anda membeli domain: jasaseowordpress.com, jasaseowordpressmurah.com, belajarseowordpress.com, seowordpress.com atau nama lainnya. Domain-domain tersebut bisa kita sebut dengan istilah EMD (exact match domain name).

Kemudian pendapat selanjutnya adalah dengan menggunakan domain yang related dengan keyword yang tujuannya agar website anda bisa di isi dengan konten-konten lainnya lagi yang tidak hanya fokus pada niche tertentu. Misal: belajarseo.com, panduanseo.com, trikseo.com atau nama lainnya yang pada intinya masih memiliki kesamaan atau masih related dengan keyword utama anda.

Pendapat selanjut adalah branding domain misal: jasaseojbsgroup.com, babastudio.com, dumetschool.com atau nama lainnya sesuai dengan brand atau merek yang anda gunakan. Saya lebih suka memilih nama domain mengandung unsur brand ini karena lebih unik dan memudahkan user dalam menemukan sales page saya.

3. Membeli Web Hosting Yang So Strong

Anggaplah anda sudah mendapatkan keyword dan domain yang akan dipakai untuk situs WordPress sekarang giliran mencari dan membeli layanan web hosting. Dalam fase ini sangat-sangat dianjurkan untuk membeli web hosting yang strong! alias kuat dan solusinya adalah dengan menggunakan VPS (baca panduan saya tentang web hosting).

Saya sudah menuliskan review layanan VPS Digital Ocean vs Vultr yang bisa anda baca juga disini. Selain itu web hosting yang kuat adalah web hosting yang mensupport proses optimasi SEO WordPress kita. Terkadang plugin-plugin yang kita gunakan untuk SEO WordPress membutuhkan source yang besar seperti misalnya plugin SEO WordPress Auto Links, Related Post Plugins dan plugin WordPress lainnya.

Harga VPS untuk menjalankan situs WordPress itu tidak mahal hanya dengan biaya langganan Rp50.000 perbulan anda sudah menginstall WordPress di VPS Vultr dengan bantuan ServerPilot agar mudah dalam penginstalan. Saat ini sudah banyak VPS murah salah satunya baca review saya ini.

Install CMS WordPress versi terbaru agar website anda benar-benar sesuai dengan Core dan update terhadap bug maupun attacker dan vulnerable yang sangat merugikan itu.

Langkah-langkah Belajar SEO WordPress

Singkat kata kini anda sudah memiliki domain dan menghostingkan domain tersebut tapi belum di install WordPress. Cara untuk menginstall WordPress sangat mudah sekali anda bisa menggunakan softaculous yang sekarang sudah pasti ada disetiap akun web hosting.

Bagi yang menggunakan VPS dari Digital Ocean atau Vultr anda bisa menggunakan serverpilot sebagai media untuk menginstall Wordpres. Cara menginstall Wordpres menggunakan serverpilot itu mudah juga dan sudah banyak video tutorialnya silahkan anda cek dan pelajari sendiri.

Install WordPress

Pada tahap instalasi WordPress anda dapat mengisi site title dengan keyword yang anda bidik untuk diarahkan kedalam homepage WordPress. Sedangkan untuk tagline bisa diisi dengan jargon-jargon yang related dengan layanan atau barang dagangan anda.

Setting Site Title dan Tagline

Contoh dari website ini misalnya menggunakan site title: Jasa SEO dan tagline: Jasa SEO, Jasa Pembuatan Website, Jasa Backlink Profesional dan Bergaransi. Pastikan anda site title tersebut bertag H1 (heading 1) untuk homepage dan H2 untuk sub page (halaman postingan dan static page).

Gambar 1

Gambar 1

Gambar 2

Gambar 2

Gambar 1 diatas tentang heading 1 untuk site title pada homepaga dan gambar 2 site title bukan heading 1 lagi pada sub page (page atau postingan).

Buang Default Post dan Page

Buang default post WordPress (hello world) dan sample page, fungsinya adalah agar search engine tidak mengira website baru sebagai website yang tidak terurus.

Setting Permalinks

Apa itu permalinks? permalink adalah URL atau alamat dari halaman yang terdapat di dalam website WordPress. Secara default WordPress sudah mensetting permalinks kita berdasarkan Post ID. Misal: http://seosemantics.com/?p=12.

Pada dasarnya dengan WordPress Anda bisa mengganti permalink sesuka hati anda misal http://seosemantics.com/artikel.kampret, http://seosemantics.com/artikel.html dst tapi sangat dianjurkan untuk mengikuti permalinks yang umum saja karena belum tentu setting permalinks yang antik-antik itu bisa bagus SEO nya.

Setting permalink sebaiknya ikuti tujuan anda membuat website dengan WordPress sebab tiap keperluan tentunya beda setting permalink. Tapi anda bisa mengikuti rekomendasi saya dibawah ini:

Setting permalink untuk website dan blog umum yang tidak untuk toko online setting permalinknya adalah: postname (lihat gambar):

setting permalins WordPress

Contoh hasil setting permalin diatas adalah: http://seosemantics.com/tools-backlinks-checker-terbaik-rekomendasi-pakar-seo/ yang mana  “/tools-backlinks-checker-terbaik-rekomendasi-pakar-seo/” adalah %/postname%/ Dan kalau anda ingin lebih spesifik pada halaman post atau halaman produk (untuk situs toko online dengan Woocommerce) sebaiknya anda setting permalink based on category atau based on produk.

setting permalink toko online wordpress

Kalau anda setting permalinks seperti gambar diatas maka hasilnya akan menjadi: http://seosemantics.com/panduan-seo/tools-backlinks-checker-terbaik-rekomendasi-pakar-seo/ yang mana “/panduan-seo/” adalah /%category%/ dan  “/tools-backlinks-checker-terbaik-rekomendasi-pakar-seo/” adalah %/postname%/.

Mana yang lebih SEO friendly? jawabnya sekarang semua sudah SEO friendly! tidak peduli anda mau setting permalinks bagaimanapun (langsung postname atau dengan category pada URL) semuanya tetap bagus tapi akan lebih bagus lagi bila URL permalinks dibuat lebih straight to postname karena URL akan menjadi ringkas (tanpa breadcrumb) dan lebih full terbaca oleh search engine.

Install Plugin SEO (Optional) dan Aktifkan Sitemap

Sebelum menginstall plugin SEO seperti AIO SEO atau Yoast SEO atau plugin SEO WordPress popular lainnya sebaiknya anda cek dulu apakah Themes yang anda pakai sudah built in dengan SEO. WordPress themes buatan Thesis, Kentoz atau themes buatan terbaru saat ini banyak yang sudah built in dengan fitur optimasi SEO bila demikian adanya maka anda tidak perlu lagi mengintall plugin tambahan atau pilih salah satu pakai SEO yang built in dengan themes atau menginstall plugin tambahan.

SEO Option pada themes

Kemudian aktifkan sitemap (peta situs), fungsinya adalah untuk mempermudah Google saat mengcrawl website WordPress kita.

Google sedang mengcrawl sitemap

Saya lebih suka menggunakan plugin sitemap dari Arne Brachold:

plugin sitemap WordPress terbaik untuk SEO

Saya juga rekomendasikan plugin WordPress sitemap generator itu untuk anda karena lebih mudah dalam penggunaan + pure gratis (100% free tidak ada penawaran-penawaran pro).

Install Plugin Yang Berkaitan Dengan Cache

Untuk ini anda harus berhati-hati sebab tidak semua themes WordPress support penggunaan caching plugin ini.

Autoptimize, WP fastest Cache, WP Super Cache, W3 Total Cache adalah plugin yang fungsinya untuk mempercepat loading WordPress anda. Saya tidak dapat merekomendasikan anda harus install sebab tidak semua WordPress themes support penggunaan plugin ini dan tapi kalau sekiranya themes yang anda pakai support penggunaan caching plugins maka saya rekomendasikan Autoptimize dan WP fastest Cache.

Untuk cara setting plugin Autoptimize, WP fastest Cache, WP Super Cache, W3 Total Cache perlu pembahasan khusus tapi anda bisa lihat setingan saya:

Setting WP fastest Cache

setting autoptimize

Kenapa harus pakai caching plugin ini? jawabnya adalah agar website Worpdress anda lebih cepat load saat dikunjungi oleh user. Dan ini juga merupakan strategi untuk meningkatkan jumlah pageview dan cara menambah jumlah pengunjung blog.

Install Image Compression

Nama plugin yang terkenal untuk image compression adalah:

  1. Smush Image Compression and Optimization
  2. EWWW Image Optimizer

Fungsi dari plugin ini adalah untuk mengkompress (memperkecil) ukuran file image (gambar) yang anda upload.

Sebenarnya tanpa menggunakan kedua plugins tersebut pun tidak masalah asalkan anda bisa mengolah image sebelum di upload untuk di kompres terlebih dahulu. Kalau menggunakan Photoshop anda bisa menggunakan fitur “save as web page” atau tekan Ctrl+Alt+Shift+s agar hasil penyimpanan image kompatibel untuk website. Setelah itu anda bisa juga mengkompresnya lagi dengan menggunakan tools image compression gratis bernama Caesium.

hasil mengkompres image

Dengan bantuan tools gratis yang bisa anda download disini itu maka anda tidak perlu lagi menginstall plugin image compression yang sangat membutuhkan source server yang tinggi.

 

Author: 

    Related Posts